Berita Desa

Layanan VIOLA BPJS Kesehatan Hadir di Desa Tisnogambar Melalui Sosialisasi Mahasiswa KKN Kolaboratif

JEMBER — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari Universitas Jember, UPN "Veteran" Jawa Timur, dan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember menggelar sosialisasi Layanan VIOLA (Virtual Office Layanan Peserta) BPJS Kesehatan di ruang aula Balai Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini bagian dari program KKN Kolaboratif #5 Jember 2026 hasil kolaborasi mahasiswa dengan BPJS Kesehatan Cabang Jember.

VIOLA adalah layanan virtual BPJS Kesehatan yang memungkinkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengurus keperluan administrasi kepesertaan tanpa datang ke kantor cabang.

Di lapangan, layanan berlangsung dua tahap yakni mahasiswa KKN lebih dulu mencatat Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan mendata warga yang hadir, sebelum peserta diarahkan mengikuti sesi layanan informasi. Pada tahap ini, mahasiswa mendampingi warga berkonsultasi secara virtual dengan petugas BPJS Kesehatan yang bertugas dari kantor cabang hingga solusi atas keluhan mereka dipahami.

Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKN lebih dulu menyosialisasikan kegiatan ini secara door-to-door ke rumah warga dan menyebarkan undangan resmi lewat WhatsApp. Upaya ini membuahkan hasil, warga Tisnogambar terpantau antusias mendatangi balai desa.

Beragam persoalan kepesertaan JKN dibawa warga. Salah satunya SM (nama disamarkan), yang mengaku lega setelah mengetahui kedua orang tuanya telah tercatat sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), sehingga tidak perlu lagi mencemaskan biaya kesehatan orang tuanya di kemudian hari.

Warga lain, BB, datang dengan persoalan berbeda. Dari empat anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga, baru dua orang berstatus aktif sebagai peserta JKN. Melalui VIOLA, BB dibantu mahasiswa dan petugas BPJS Kesehatan mengajukan pendaftaran bagi dua anggota keluarga yang belum tercatat, agar seluruh keluarganya mendapat jaminan kesehatan yang sama.

Tidak sedikit warga yang pulang membawa pengetahuan baru soal aplikasi Mobile JKN, aplikasi resmi BPJS Kesehatan yang memungkinkan peserta mengecek status kepesertaan dan tagihan iuran, mengubah data diri atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), mengajukan penambahan anggota keluarga, hingga mengambil nomor antrean layanan tanpa perlu datang lebih pagi.

Cara mengakses Mobile JKN cukup mudah dengan mengunduh aplikasi dari Play Store atau App Store, mendaftar dengan NIK dan nomor ponsel aktif, lalu memverifikasi akun lewat kode OTP.

Menutup rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN turut merekomendasikan tiga warga Tisnogambar sebagai calon Agen PESIAR (Pemetaan, Penyisiran, Advokasi, dan Registrasi) BPJS Kesehatan, langkah lanjutan dari program VIOLA. Ketiganya diusulkan atas rekomendasi dan pertimbangan perangkat desa.

Setelah proses rekomendasi selesai, calon Agen PESIAR akan menandatangani pakta integritas, dibekali kartu identitas resmi, serta menerima pembekalan teknis dari perangkat desa dan BPJS Kesehatan, dengan payung hukum Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Selanjutnya, Agen PESIAR bertugas menyisir dan mendampingi warga yang belum terjangkau layanan kesehatan formal hingga terdaftar sebagai peserta JKN, melaporkan perkembangan pendampingan secara berkala, serta memantau keberlanjutan kepesertaan aktif warga.

Sosialisasi di Tisnogambar merupakan satu dari ratusan titik layanan yang digelar BPJS Kesehatan Cabang Jember bersama mahasiswa KKN Kolaboratif di 248 desa/kelurahan se-Kabupaten Jember sepanjang 27–31 Juli 2026. Melalui kolaborasi ini, warga desa yang sebelumnya kesulitan menjangkau kantor BPJS Kesehatan kini dapat memastikan status kepesertaan JKN mereka tanpa perlu menempuh perjalanan jauh, sekaligus mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Jember. (bgs/daf)

Credit: Bagas Aji Dariansyah, Ahmad Hadafi

Beri Komentar